I’m
Dreamer, Noy Yet a Writer, I’m RompasUpdate, よろしこおねがいします:D
NAJIS (
Kitab Fathul Mu’in)
>>> “Perkara yang menjijikan dan harom
digunakan dan adanya ketentuan yang menetapkannya (syariat)”
Contoh najis.
Darah, nanah, anjing, babi, sesuatu
yang keluar dari anus/ alat kelamin (tafsir), semua bangkai (kecuali bangkai
manusia, belalang, ikan).
Pertanyaan, apakah manusia boleh
dimakan? (kan tidak harom).. :-D
Macam macam najis (Imam Syafi’i) :
1. Najis Mukofafah yaitu najis ringan.
Yang cara
mensucikannya dengan memercikan air ketempat kena najis.
Ex. Air
kencing bayi laki.laki yang belum berumur 2 tahun dan makannya hanya ASI.
2. Najis Mutawasito yaitu najis sedang.
Yang cara
mensucikannya dengan menghilangkan najisnya dulu, kemudian menyiram dengan air
suci dampai bersih.
Ex. Nanah,
darah, tai cecak, dll
Najis
Mutawasito terbagi menjadi 2.
1.
Najis
Ainiah, yang berwujud/ kelihatan
Cara mensucikannya dihilangkan wujudnya kemudian
disiram sampai rasa, bau, & warnanya hilang.
2.
Najis
Hukmiah, yang tidak kelihatan
Ex. Bekas air kencing. Cara mensucikannya disiram
sampai bersih.
3. Najis Mugholadoh yaitu najis berat.
Yang cara
mensucikannya dibasuh sebanyak 7 kali basuhan yang salah satu basuhan dicampur
dengan debu, (kecuali air banjir, karna sudah otomatis tercampur oleh
debu/tanah maka boleh digunakan untuk mensucikan najis mogholadoh).
Ex. Anjing
& babi, (semua yang berkaitan dengan 2 ini, NAJIS.!!!!)
4. (tambahan) Najis yang dimaafkan
(dimaafkan disholat bukan diair)
Contoh yang di
makfuh.
1.
Darah
nyamuk & sejenisnya asal bukan karna perbuatan manusia, missal ketika saan
nyamuk menempel di tubuh kenudian mati sendiri namun jika dipukul dang
mengeluarkan darah maka tetap di hukumi najis yang tidak dimaafkan/ harus
bersuci lagi.
2.
Darah
kudis, nanah, darah jerawat.
3.
Darah
mimisan, asal sedikit.
4.
Darah
orang lain yang mengenai, asal sedikit..(kalau seember, otomatis najis pak dan
harus segera bawa kerumah sakit).
5.
Darah
bekam yang masih ditempatnya walaupun jumlahnya banyak.
6.
Darah
gusi dimulut asal tidak ditelan (jika darah gusi tersebut keluar terus menerus
maka harus menunggu sampai aliran darah tersebut berhenti walaupun sampai
mengakhiri solat).
7.
Sedikit
kecipratan najis mugholadoh yang sulit menghindarinya, (missal, lagi solat
terus ada anjing abis kecebur lewat depan ente lagi solat ehh kecipratan bekas
airnya walaupun najis mugholadoh asalkan sedikit dan sulit untuk dihindari maka
di hukumi najis yang dimaafkan, tapi saran dari ane, jangan solat di tempat
umum apalagi yang berpotensi dilewati anjing, solat lah ditempat yang telah
disediakan (Masjid, Musholla dll).
8.
Tai
burung yang kering dan langsung dibuang seketika.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar