Jumat, 22 November 2013

Bab Najis



I’m Dreamer, Noy Yet a Writer, I’m RompasUpdate, よろしこおねがいします:D


NAJIS      ( Kitab Fathul Mu’in)
>>> “Perkara yang menjijikan dan harom digunakan dan adanya ketentuan yang menetapkannya (syariat)”
Contoh najis.
Darah, nanah, anjing, babi, sesuatu yang keluar dari anus/ alat kelamin (tafsir), semua bangkai (kecuali bangkai manusia, belalang, ikan).
Pertanyaan, apakah  manusia boleh dimakan? (kan tidak harom).. :-D
Macam macam najis (Imam Syafi’i) :
1.     Najis Mukofafah yaitu najis ringan.
Yang cara mensucikannya dengan memercikan air ketempat kena najis.
Ex. Air kencing bayi laki.laki yang belum berumur 2 tahun dan makannya hanya ASI.
2.     Najis Mutawasito yaitu najis sedang.
Yang cara mensucikannya dengan menghilangkan najisnya dulu, kemudian menyiram dengan air suci dampai bersih.
Ex. Nanah, darah, tai cecak, dll
Najis Mutawasito terbagi menjadi 2.
1.     Najis Ainiah, yang berwujud/ kelihatan
Cara mensucikannya dihilangkan wujudnya kemudian disiram sampai rasa, bau, & warnanya hilang.
2.     Najis Hukmiah, yang tidak kelihatan
Ex. Bekas air kencing. Cara mensucikannya disiram sampai bersih.
3.     Najis Mugholadoh yaitu najis berat.
Yang cara mensucikannya dibasuh sebanyak 7 kali basuhan yang salah satu basuhan dicampur dengan debu, (kecuali air banjir, karna sudah otomatis tercampur oleh debu/tanah maka boleh digunakan untuk mensucikan najis mogholadoh).
Ex. Anjing & babi, (semua yang berkaitan dengan 2 ini, NAJIS.!!!!)
4.     (tambahan) Najis yang dimaafkan (dimaafkan disholat bukan diair)
Contoh yang di makfuh.
1.     Darah nyamuk & sejenisnya asal bukan karna perbuatan manusia, missal ketika saan nyamuk menempel di tubuh kenudian mati sendiri namun jika dipukul dang mengeluarkan darah maka tetap di hukumi najis yang tidak dimaafkan/ harus bersuci lagi.
2.     Darah kudis, nanah, darah jerawat.
3.     Darah mimisan, asal sedikit.
4.     Darah orang lain yang mengenai, asal sedikit..(kalau seember, otomatis najis pak dan harus segera bawa kerumah sakit).
5.     Darah bekam yang masih ditempatnya walaupun jumlahnya banyak.
6.     Darah gusi dimulut asal tidak ditelan (jika darah gusi tersebut keluar terus menerus maka harus menunggu sampai aliran darah tersebut berhenti walaupun sampai mengakhiri solat).
7.     Sedikit kecipratan najis mugholadoh yang sulit menghindarinya, (missal, lagi solat terus ada anjing abis kecebur lewat depan ente lagi solat ehh kecipratan bekas airnya walaupun najis mugholadoh asalkan sedikit dan sulit untuk dihindari maka di hukumi najis yang dimaafkan, tapi saran dari ane, jangan solat di tempat umum apalagi yang berpotensi dilewati anjing, solat lah ditempat yang telah disediakan (Masjid, Musholla dll).
8.     Tai burung yang kering dan langsung dibuang seketika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar